Tanpa Pamrih, Polwan Ini Sumbangkan Ginjalnya Pada Seorang Bocah

Bittorf dan Jackson (foto: ABC News)

Bittorf adalah seorang petugas polisi wanita di Departemen Kepolisian Milton. Dia bersumpah untuk melindungi dan melayani masyarakatnya dengan sepenuh hati. Karena dedikasinya yang kuat, ia bahkan rela menyumbangkan salah satu ginjalnya secara sukarela pada seorang bocah laki-laki yang baru saja ia temui

Pada Bulan Desember lalu, Bittorf melihat sebuah postingan yang dibuat oleh seorang ibu asal Janesville, Wisconsin, yang mengajukan permohonan untuk mendonorkan ginjal bagi putranya, Jackson. Ibunya, Kristi Goll mengatakan bahwa putranya lahir dengan kondisi ginjal yang disebut Posterior Uretral Valves, dan keluarganya pun tahu bahwa suatu hari Jackson akan membutuhkan transplantasi ginjal.

Setelah bertahun-tahun melakukan pengujian, keluarganya tidak menemukan ginjal yang cocok baik dari keluarganya sendiri atau teman-temannya. Saat itulah san ibu mencoba mencari bantua di media sosial.

Bittorf mengatakan kepada ABC News, dia merasa simpati dengan postingan ibu tersebut, dan mencoba melakukan tes untuk mengetahui apakah ginjalnya cocok atau tidak dengan Jackson.

“Saya cukup mengatur cara saya, jadi jika saya mengatur pikiran saya untuk sesuatu, tidak ada yang benar-benar berbicara pada saya untuk tidak melakukan ini. Saya melakukannya,” kata Bittorf kepada ABC News

Bittorf lulus tes kesehatan pada tahap awal dan mengetahui bahwa dia memiliki tipe darah yang sama dengan Jackson dan mereka mencocokan tiga antigen yang lebih dari cukup untuk melanjutkan transplantasi ginjal.

Dia mengatakan bahwa para dokter terkejut karena mengetahui bahwa ada orang asing yang memiliki kecocokan ginjal dengan Jackson.

Setelah itu dia mendatangi Jackson dan keluarganya dengan kabar baik, lalu dia berkata pada Jackson “Saya bersumpah untuk melayani dan melindungi masyarakat ini, dan sekarang ginjal saya akan melayani dan melindungimu.”

Berkat bantuan Bittorf, kini Jackson bisa menikmati kesehatan yang belum pernah ia dapatkan sebelumnya dan ia bisa tumbuh jadi anak sehat seutuhnya.

by Hanna Yuliana
Selasa, 08 Agustus 2017