6 Tersangka Kasus Korupsi di China yang punya Wanita Simpanan

Korupsi dan perempuan simpanan seolah merupakan satu paket tak terpisahkan. Setidaknya ini tercermin dari penelitian Pusat Penelitian Manajemen Krisis Universitas Renmin Cina yang dirilis Januari 2013.

Riset itu menyebutkan 95 persen tersangka korupsi Cina yang tertangkap selama tahun 2012, terkuak memiliki perempuan simpanan. Penelitian yang dirilis Direktur

Pusat Penelitian Manajemen Krisis Universitas Renmin Cina Tang Jun dan sekelompok penelitinya ini mengatakan skandal seks adalah cara yang paling mudah untuk membuat pejabat pemerintah jatuh.

Skandal seks ini selalu membuka jalan untuk kasus lain seperti korupsi dan hal-hal ilegal lainnya, demikian seperti dilansir dari china.org.cn.

Badan antikorupsi Cina menggunakan perempuan simpanan itu untuk mendapatkan bukti baru mengenai kasus korupsi seorang pejabat negara.

“Untuk investigator antikorupsi, perempuan simpanan ini sering menyiapkan gebrakan bukti-bukti,” kata Li Chengyan, guru besar Universitas Peking yang meneliti mengenai peranan perempuan simpanan sebagai peniup peluit kasus korupsi Berikut 6 Tersangka Kasus Korupsi di China yang punya Wanita Simpanan dikutip dari lihat.co.id dan detik

1. Liu Zhijun 

Mantan Menteri Perkeretaapian Liu Zhijun terbukti menerima gratifikasi atas deal pembelian suatu proyek. Memang tak ada media yang mengabarkan Zhijun memiliki perempuan simpanan. Perihal perempuan simpanan itu malah bocor dari Biro Propaganda Pusat Partai Komunis yang mengirimkan surat pada media Semua media tidak memberitakan mengenai berita bahwa Liu Zhijun memiliki 18 perempuan simpanan,” demikian dikutip dari Al Jazeera, 17 Juni 2012

2. Liu Zhihua

Mantan wali kota Beijing ini dituduh menerima siap senilai US$ 1,1 juta saat pembangunan stadion dan fasilitas untuk Olimpiade 2008 di Beijing. Perempuan simpanannya, Wang Jianrui bertindak sebagai tempat penyaluran uang suap sebanyak 80 persennya.

3. Wang Shouye

Wang Shouye, mantan Deputi KSAL Cina dibocorkan kasus korupsinya oleh perempuan simpanannya, Jiang. Jiang yang sudah melahirkan seorang anak dari hubungan gelap itu menulis 58 surat kepada atasan Wang dan yang lebih tinggi, mengungkapkan borok-boroknya.

Motifnya, sang istri simpanan sebal karena Wang menolak membayar uang tunjangan anaknya. Wang kemudian dijatuhi hukuman mati,

 
kemudian mendapat penangguhan hukuman eksekusi mati dari pengadilan setelah ia mengakui kejahatannya dan menawarkan untuk membantu investigator mengungkap kasus korupsi.

4. Xu Maiyong

Xu Maiyong, mantan Wakil Wali Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, dieksekusi mati karena terbukti menerima suap dan penggelapan uang negara senilai lebih dari US$ 30 juta. Koran lokal kota menjulukinya ‘Plenty Xu’ karena menyimpan beberapa perempuan.

5. Huang Seng

Lembaga antikorupsi Cina menangkap seorang pejabat, Deputi Gubernur Provinsi Shandong yang memiliki 46 perempuan simpanan.

Pejabat itu bernama Huang Sheng (57), yang sempat menghilang selama 10 hari ketika pemerintah pusat mengumumkan bahwa ada pelanggaran disiplin serius yang dilakukannya. Huang diduga menerima suap US$ 9 miliar dan memiliki 46 perempuan simpanan berikut memiliki 46 properti, demikian dilansir dari Xinhua.

Huang akhirnya divonis bui seumur hidup pada Mei 2013 lalu, seperti dilansir dari Xinhua pada 3 Mei 2013 dan telah terbukti menerima suap sebesar US$ 1,97 juta antara 1998-2011.

 

6. Xu Qiyao

Mantan direktur di Departemen Pekerjaan Umum Provinsi Jiangsu Xu Qiyao, Xu Qiyao terbukti korupsi. Qiyao terungkap memiliki 140 perempuan simpanan yang beberapa kedapatan diakuinya sebagai ibu dan putrinya.